Wednesday, January 4, 2023

Pekerja Konstruktsi : Cara Lapor Pajak Pribadi SPT Tahunan Elektronik (Efiling

 

PEKERJA KONSTRUKSI dan SPT TAHUNAN ELEKTRONIK

(E F I L I N G)

LATAR BELAKANG PEKERJAAN

Pekerjaan setiap tahun adalah pekerjaan kontrak jangka pendek biasanya waktu kontrak mengikuti waktu pekerjaan berjalan atau proyek berjalan. Semua pekerjaan adalah kontrak dalam bidang konstruksi sehingga dalam setahun biasanya terdapat pekerjaan konsultan pada awal tahun dan kontraktor pada pertengahan atau akhir tahun, kadang juga pengawasan dalam 6 atau 8 bulan. Penghasilan yang diterima kebanyakan bukan bulanan, tapi dibayarkan pada akhir pekerjaan/proyek sehingga dalam pengisian pajak diambil penghasilan rata-rata perbulannya.

 

Berikut cara melapor SPT Tahunan Pribadi :

1. Kunjungi alamat situs pajak : https://pajak.go.id/  dengan tampilan seperti gambar di bawah ini kemudian klik kotak kuning kecil tombol  Login” di sudut kanan atas, atau langsung menuju ke halaman login pada alamat ini : https://djponline.pajak.go.id/account/login

 

Halaman Utama :


Halaman Login :


 

2. Silahkan masukkan Nomor NIK / NPWP, Kata Sandi, Kode Keamanan dan klik tombol “Login” yang tersedia seperti gambar di bawah ini, jika belum memiliki Akun Pajak maka harus dilakukan pendaftaran pengguna baru pada tombol yang tersedia di bawahnya. Setelah sukses login, maka muncul tampilan seperti gambar di bawah ini:

 



Terdapat judul tampilan berjejer : “Arsip SPT”, memperlihatkan daftar SPT Tahunan yang pernah dibuat sebelumnya. Berkasnya bisa  dibuka untuk menyegarkan pikiran atau supaya tidak salah dalam pengisiannya pada 3 tombol “Aksi” di ujung kanan daftar SPT. (lingkaran merah).

 

3.  Untuk melaporkan Pajak Pribadi SPT Tahunan, silahkan menekan tombol : “Buat SPT” dan muncul tampilan seperti di bawah ini :

 


Terdapat 3 pertanyaan untuk menuju isian pajak pribadi, yang pertama adalah :

1. Apakah Anda Menjalankan Usaha atau Pekerjaan Bebas?

Jawabannya adalah : Tidak.

Sebagai pekerja bebas dalam dunia konstruksi terdapat kode KLU 71100 (Jasa Arsitektur dan Teknik Sipil Serta Konsultasi Teknis YBDI) yang menjelaskan pekerjaan jasa dalam dunia konstruksi sehingga tidak bisa disamakan dengan Pekerjaan Bebas dalam pertanyaan ini yang berarti usaha apa saja atau pekerjaan apa saja dalam berbagai bidang.

2. Apakah Anda seorang Suami atau Istri yang menjalankan kewajiban perpajakan terpisah (MT) atau Pisah Harta (PH)? 

Jawabannya adalah : Tidak. (silahkan pilih “Ya” jika sesuai)

3. Apakah Penghasilan Bruto Yang Anda Peroleh selama setahun Kurang dari 60 Juta Rupiah?

Jawabannya adalah : “Ya”. (silahkan pilih “Tidak” jika sesuai)

Kemudian Tekan Tombol Kuning “SPT 1770 SS

 

4. Setelah menekan tombol kuning “SPT 1770 SS”, Muncul “Isi Data Formulir” seperti gambar di bawah ini. Karena tahun saat membuat laporan adalah 2023, dan masa pajak yang akan dilapor adalah tahun 2022, maka isiannya adalah tahun “2022” dengan tombol biru “Normal” kalau tidak terdapat kesalahan laporan sebelumnya sehingga harus melakukan pembetulan. Kemudian tekan tombol biru “Selanjutnya” pada sudut kanan bawah


 

5. Berikutnya adalah halaman “Isi SPT” bagian A. Pajak Penghasilan. Sesuai penjabaran pada latar belakang di atas, maka dirata-ratakan penghasilan perbulan adalah 5.000.000 jadi pertahunnya 60.000.000. selebihnya isi sesuai kondisi yang ada. Kemudian tekan tombol biru “Selanjutnya” pada sudut kanan bawah.


Pajak Penghasilan otomatis tertera Nihil.


6. Selanjutnya terdapat bagian B. Penghasilan yang dikenakan PPh Final dan Yang dikecualikan dari Objek Pajak. Kemudian tekan tombol biru “Selanjutnya” pada sudut kanan bawah.

  

7. Selanjutnya terdapat bagian C. Daftar Harta dan Kewajiban, silahkan diisi sesuai kondisi real atau dikosongkan karena Nihil atau memang belum ada.

 

 

8. Selanjutnya terdapat bagian D. Pernyataan.


9. Selanjutnya adalah HALAMAN “Kirim SPT”. Ambil kode verifikasi pada tombol kuning bertulis “disini”, yang akan dikirimkan pada email atau nomor telepon terdaftar, pastikan server kode yang anda terima sesuai, dan masukkan kode verifikasi pada kolom yang ada, selanjutnya tekan tombol “Kirim SPT”.



Kalau SPT berhasil terkirim maka muncul tampilan seperti di bawah ini (gambar 01), halaman akan otomatis kembali ke Arsip SPT, silahkan lihat BPE (Bukti Penerimaan Elektronik) pada 3 tombol "Aksi" pada bagian kanan daftar SPT (gambar 02, panah merah) atau periksa email laporan BPE yang otomatis terkirim via email.:

Gambar 01
 

Gambar 02 BPE (Bukti Penerimaan Elektronik)

 

Selamat anda telah menyelesaikan laporan SPT Tahunan Pribadi, Selamat bekerja…!

 

 

 


Monday, December 11, 2017

CARA MEMBATALKAN FAKTUR PAJAK ( CV/PT, BADAN USAHA, KONSULTAN PERENCANAAN DAN PENGAWASAN, PROYEK PERENCANAAN, PROYEK PENGAWASAN)

Langsung saja pada intinya, cara membatalkan Faktur Pajak yang telah berstatus “approval sukses” adalah sebagai berikut :
1.  Buka aplikasi eFaktur, pada toolbars : Toolbars > Faktur > Pajak Keluaran > Administrasi Faktur > Klik.


Muncul sebuah kotak dialog dengan nama “Daftar Faktur Pajak Keluaran” seperti di bawah ini. Di daftar tersebut terdapat faktur yang pernah dibuat sebelumnya, maka silahkan pilih/klik faktur mana yang akan dibatalkan (warna biru).


2. Muncul sebuah kotak dialog bernama “Input Faktur” seperti di bawah ini. Silahkan periksa kembali isian faktur untuk memastikan bahwa faktur yang akan dibatalkan benar-benar salah dan akan dibatalkan. Periksa bagian “Dokumen Transaksi”, “Lawan Transaksi” dan “Detail Transaksi”.
Selanjutnya klik > Batalkan Faktur.


3. Setelah klik “Batalkan Faktur”, muncul sebuah kotak dialog bertuliskan : “Anda akan membatalkan Faktur Pajak Keluaran ini, dan akan langsung mengupdate data di Direktorat Jenderal Pajak. Yakin akan membatalkan faktur?”, klik > yes.

4. Muncul lagi kotak dialog “Administrative Sertificate” seperti dibawah ini.


Masukkan “Sertifikat User” atau biasa disebut “E Sertifikat” yang sebelumnya telah didownload lewat aplikasi online eNofa. Klik > Open > Pilih lokasi file sertifikat user yang telah didownload > Klik E Sertifikat > Simpan.

5.  Setelah simpan maka akan muncul sebuah kotak dialog lagi bernama “Passphrase Certificate”, passphrase adalah kode yang paling rahasia dalam pengurusan pajak perusahaan yang diberikan oleh kantor pajak ketika membuat e Sertifikat. Setelah memasukkan passphrase selanjutnya klik > Ok.


6.   Kalau berhasil makan muncul kotak dialog dengan keterangan : “Path sertifikat berhasil diupdate” lalu klik > Ok.


7.    Setelah itu, muncul kotak dialog dengan keterangan “Pembatalan faktur berhasil dilakukan” seperti di bawah ini :



8.    Selamat bekerja…!

Monday, December 4, 2017

Terlibat Purnama di Tangkai 12; pacta sunt servanda...!

Malam ini tampak teduh setelah hujan menyisakan bekas-bekas air dari petang tadi. Sisa awan sambil menghilang. Maka Purnama-lah yang kejora di langit malam ini di tangkai 12 (bulan desember) dan ranting 3 berganti 4 (pergantian tanggal masehi 3 ke 4) tepat hari minggu. Esok rutinitas kembali seperti semula dan seharusnya malam menjadi saat istirahat. Beberapa, yang masyarakat malam saat ini terpaksa tidak mengindahkan formalitas dan rutinitas, mereka mencari nafkah, layaknya bunyi-bunyi kodok di barangka, suara-suara yang perlahan bergema dan semakin kecil. Pada tengah malam seperti ini, beberapa bunyi yang setiap harinya tidak menyita pendengaran kadang mengaung ke ruang nonton dan menyelinap masuk ke kamar, detak jarum jam dan air menetes di kamar mandi, keduanya memaksa ditafsirkan. Suasana seperti ini, pada saat kecil dahulu menjadi momen yang paling mengerikan. Saat kini, suasana ini yang paling menenangkan.

Bersama Purnama, terlibat dalam perbincangan seluas langit malam. Antares dan beberapa benda langit bermagnitudo kecil, tak akan muncul kali ini dikuasai dominasi cahaya Purnama yang juga memaksa ditafsirkan. Tapi kami tidak membicarakan tentang cahaya dan seberapa lux kekuatannya yang mengklaim benda langit lain, saya rasa mereka lebih paham dengan keberadaan masing-masing. Bersama Purnama terlibat pembicaraan gunung-gunung tektonik dan beberapa gunung vulkanik yang aktif, flora dan fauna, piala dunia tahun depan yang telah ramai saat ini, konferensi meja bundar, rambo dan dollar yang perkasa, obat maag, lelaki canggih metropolitan, belalang itu bernama "boto-boto", kisah-kisah abad lalu, masyarakat teritorial dan masyarakat genealogis, bumi ini bulat atau datar dan lain sebagainya.

Tibalah kami pada pertentangan kecil, selanjutnya kami terlibat perdebatan panjang dan luas hanya karena perbedaan sudut pandang. Yang satu memandang dari bumi dan satunya memandang dari langit. Hal ini menimbulkan defenisi substansial pada tiap sudut pandang yang berbeda, tapi kami terpaut dalam perjanjian dan "pacta sunt servanda" (janji harus ditepati), janji itu ialah walau berbeda sudut pandang tapi silaturahmi tetap jalan, hehe. Maka kami tak perlu saling benci diluar perdebatan ini.

Lintasan Purnama telah berubah beberapa derajat, walau angin kadang tergesa-gesa melewati telinga dan leherku, membangunkan bulu roma disekitaran situ. Sambil menarik kesimpulan, saya pun pamit untuk beralih ke pekerjaan yang beberapa hari lagi deadline. Dan Purnama masih dengan mata yang berbinar mengintip dari jendela yang sengaja tak berkain. see you later bro...!


Saturday, October 28, 2017

KOPI KONSTRUKSI



Sebagaimana layaknya secangkir kopi, dunia konstruksi Indonesia kadang pahit kadang manis dan kadang seimbang antara keduanya pada lidah masyarakat jasa konstruksi sebagai pelaku atau penggiat yang bersentuhan langsung. Kualitas bahan baku, proses industri dari produksi hingga pemasaran, manajerial, tenaga ahli hingga pekerja yang terlibat dalam pembuatan kopi turut pula menentukan kualitas rasa kopi di meja-meja perundingan para masyarakat jasa konstruksi. Dari uraian di atas, terdapat sebuah kegiatan sistemik yang berkelanjutan dari hulu ke hilir.

Sebuah kegiatan konstruksi melibatkan berbagai macam disiplin ilmu dan berbagai latar belakang pelaku di dalamnya, sehingga masalah yang terjadi dalam kegiatan konstruksi menjadi kompleks dengan melibatkan berbagai disiplin ilmu dan berbagai latar belakang pelaku di dalamnya. Dengan alasan tersebut setiap masyarakat jasa konstruksi patut membaca dan memahami berbagai aturan teknis dan non teknis, aturan yang bersifat deskriptif, preskriptif hingga normatif, khususnya aturan perundang-undangan yang menjadi payung hukum kegiatan ini.

Dunia konstruksi Indonesia menjadi simbol pembangunan dan kemajuan bangsa ini dari generasi ke generasi dengan berbagai polemik di dalamnya khususnya perbenturannya dengan keseimbangan alam, antara konservasi dan eksplorasi.

Selayaknya aroma hidangan kopi yang memikat, hasil akhir dari kegiatan konstruksi diharapkan mampu menopang target-target pencapaian ekonomi bangsa ini, target pendidikan, kesejahteraan dan lain sebagainya.

Apakah dunia konstruksi Indonesia mampu memenuhi tuntutan pembangunan dalam pesatnya kemajuan teknologi saat ini?. Jawabannya patut diarahkan pada diri kita masing-masing khususnya generasi muda, karena setiap generasi muda berhak untuk maju tapi tidak semuanya berpikir untuk maju.

Pada akhirnya, kualitas rasa dari aroma kopi konstruksi tergantung pada kegiatan sistemik dari hulu ke hilir seperti uraian di atas dan tidak serta merta mengarahkan opini sektoral menjadi opini publik. Marilah kita mengaduk kopi konstruksi menjadi opini publik yang menghimpun berbagai opini sektoral untuk kemajuan dunia konstruksi Indonesia.

Kopi Konstruksi dari bumi Indonesia untuk masyarakat Indonesia…!

Kopi Konstruksi dan Generasi Muda Indonesia…!

Thursday, October 26, 2017

CARA/PROSEDUR PEMBUATAN BADAN USAHA (CV) KONSULTAN PERENCANAAN DAN PENGAWASAN

Sebagai orang baru dalam dunia jasa konstruksi, saya telah membuat 2 (dua) perusahaan jasa konstruksi yang bergerak dalam bidang jasa konsultansi perencanan dan pengawasan serta membantu beberapa teman membuat perusahaan konsultan yang semuanya dalam bentuk badan usaha perseroan komaditer atau Commanditaire Vennootschap ( CV ). Dengan demikian, saya pun mengelola sebuah perusahaan jasa konstruksi yang bergerak dalam bidang konsultansi perencanaan dan pengawasan . Perusahaan ini baru masuk tahun ke tiga, dengan berbagai permasalahan baru yang saya temui selama menjalankan perusahaan ini, sejak pembuatan Akta di Kantor Akta Notaris dan semua prosedur hingga sampai pada tahap pekerjaan-pekerjaan kualifikasi kecil seperti Pengadaan Langsung dan Penunjukan Langsung, masalah pajak, hukum konstruksi, dan masalah teknis lainnya.
Secara umum prosedur pembuatan badan usaha perseroan komaditer atau Commanditaire Vennootschap ( CV ) bidang jasa konsultansi perencanaan dan pengawasan adalah sebagai berikut :

1.    Mempersiapkan Nama Konsultan
Nama konsultan disiapkan sekalian dengan kelengkapan lainnya seperti Kop Surat Perusahaan, Cap Perusahaan, Neraca Perusahaan, KTP Direktur dan wakil direktur, NPWP Direktur dan Wakil Direktur, Foto setengah badan Direktur. Kelengkapan ini sebaiknya disiapkan sedini mungkin untuk menghindari pemborosan waktu dalam pengurusan yang panjang.

2.    Membuat Akta Notaris
Setelah kelengkapan di atas selesai dan yakin dengan nama yang telah ditentukan, maka segeralah menuju kantor Notaris terdekat untuk membuat Akta Perusahaan, jangan lupa membawa berkas penting yang telah disiapkan sebelumnya seperti KTP + fotokopi KTP Direktur dan wakil direktur yang masih berlaku. Data-data dalam KTP akan digunakan untuk kebutuhan dalam pembuatan akta tersebut. Akta perusahaan menjadi sangat sensitif karena mempengaruhi semua yang berkaitan dengan perusahaan, pembagian harta perusahaan hingga pekerjaan ke depannya.
Tahap ini selesai dengan disahkannya akta perusahaan di Pengadilan Tinggi Negeri tempat domisili perusahaan.

3.    Membuat Izin Perusahaan di Pemerintah Kota/Kabupaten
Setelah membuat akta perusahaan, maka siapkan fotokopi akta perusahaan untuk kebutuhan izin di Pemerintahan Kota/Kabupaten tempat perusahaan berdomisili. Datanglah ke Kantor Pemerintahan Kota yang berwenang mengurus izin ini untuk meminta daftar kelengkapan administrasi perusahaan baru yang harus dilengkapi. Dari sini akan keluar HO/Izin Gangguan, TDP, TDUP, Fiskal Daerah, SIUJK dan lain sebagainya.

4.    Mengajukan Permohonan PKP di KPP Pratama terdekat dan Pelaporan Pajak
Datanglah ke kantor pajak terdekat untuk meminta daftar berkas yang harus dilengkapi untuk membuat pengajuan Pengusaha Kena Pajak, lalu masukkan untuk diperiksa dan pihak kantor pajak akan melakukan survey ke kantor tersebut dalam 10 hari kerja ke depan setelah berkas diterima. Beberapa berkas akan ditolak, untuk mengetahui lebih jelas mekanisme permohonan PKP silahkan datang ke KPP Pratama terdekat.
Setelah PKP diterima oleh KPP Pratama, maka tiap bulan harus melaporkan pajak Pasal 21/26, Pasal 25 dan PPN.
Pengurusan di bagian ini bisa dijalankan bersamaan dengan pengurusan tahap 5.

5.    Mendaftar Asosiasi dan menentukan SBU
Terdapat 2 ( dua ) asosiasi besar yang bisa kita gabung di dalamnya INKINDO dan PERKINDO. Secara umum mekanisme penerimaan anggota tiap asosiasi sama hanya beberapa hal saja yang berbeda, kita hanya perlu membawa berkas-berkas perizinan seperti HO, SITU dan lain sebagainya serta kelengkapan lainnya yang telah diurus pada tahap sebelumnya dan langsung mendatangi kantor asosiasi tersebut untuk mendaftar menjadi anggota. Kita akan dipandu dalam menentukan SBU.

6.    Selamat bekerja…!



Tuesday, October 10, 2017

CARA MEREKAM/MEMASUKKAN REFERENSI NOMOR FAKTUR PAJAK PADA APLIKASI eFAKTUR (BADAN USAHA, KONSULTAN PERENCANAAN DAN PENGAWASAN, JASA KOSNTRUKSI)


1.      Ada 2 (dua) cara mendapatkan Referensi Nomor Faktur Pajak. Cara pertama kita bisa meminta langsung di kantor KPP Pratama tempat domisili perusahaan atau kantor KPP  yang terdekat. Cara kedua kita bisa memintanya lewat aplikasi e-Nofa.

2.      KPP Pratama mengeluarkan Referensi Nomor Faktur Pajak dalam sebuah surat balasan bersifat rahasia sebagai balasan surat dari perusahaan yang meminta nomor faktur.

3.      Selanjutnya melangkah ke aplikasi eFaktur. Silahkan buka aplikasi eFaktur

4.      Rekam Referensi Nomor Faktur dengan cara :
Toolbars > Referensi > Referensi Nomor Faktur > Klik.

Muncul sebuah kotak dialog dengan nama Referensi Nomor Faktur > klik Tombol bertuliskan Rekam Range Nomor Faktur

 Muncul kotak dialog lebih kecil untuk mengisi Range Nomor Faktur yang telah kita minta sebelumnya di kantor KPP Pratama terdekat > silahkan isi nomor seri faktur tersebut yang awal dan akhir > klik Rekam Range Nomor Faktur.


Selamat Bekerja…!


Sunday, October 1, 2017

"Setiap orang adalah arsitek"

Kritik dan Apresiasi Arsitektur
"Setiap orang adalah arsitek"
(Tulisan ini pernah dimuat di Malut Post kolom Opini Rabu 27 Mei 2015)

          Seiring waktu beranjak, seorang anak mulai menyadari pentingnya kebutuhan ruang. Ia perlahan mulai menata kamarnya, merancang dan mengatur perabot beserta isi kamar, membayangkan aktivitas yang akan terjadi ke depan, kemudahan akses barang hingga kemudahan pembersihan kamar agar mendukung setiap aktivitas dan membuahkan kenyamanan dalam ruang privat tersebut sebagai ruang terdekat dalam kesehariannya. Anak tersebut juga segera meminta kritik dan saran dari teman-teman terdekat yang sering berkunjung ke kamarnya.
          Apa yang dilakukan anak di atas adalah refleksi kegiatan dalam proses perencanaan dan perancangan arsitektur, atau kurang lebih seperti itulah aktivitas dalam dunia arsitektur. Setiap orang memiliki hasrat merancang kehidupannya, maka setiap orang patut disebut sebagai arsitek.
          T.A. Markus dalam bukunya Building Performance (Applied science Publisher Ltd. 1972) bahkan mengatakan, jika yang dimaksudkan dengan arsitek adalah mereka yang menciptakan dan merubah lingkungan, maka setiap orang adalah juga seorang arsitek. Dalam pengertian ini berarti semua orang, tanpa kecuali, berhak untuk bicara soal arsitektur. (Prof. Eko Budihardjo, Arsitektur & Kota di Indonesia, PT. Alumni, 1997).
          Saya sepakat dengan pernyataan di atas. Dengan demikian, setiap orang bisa mengkritik kehadiran sebuah karya arsitektur (bangunan) di sekitarnya. Karena arsitektur tidak hanya pada visual yang indah tapi lebih dari pada itu. Arsitektur bermuatan sosial-budaya, sekilas politis, mengandung sejarah dan lain sebagainya. Kritik dan apresiasi arsitektur (disingkat : Kreasi) menjadi indikator nyata kepedulian masyarakat pada lingkungannya. Kepedulian ini pada akhirnya akan masuk pada ranah pembangunan makro, baik arsitektur kota, geliat pembangunan jangka panjang wilayah provinsi hingga pembangunan nasional.
          Prof. Eko juga menuturkan (buku yang sama di atas), dalam cabang-cabang seni yang lain seperti seni drama, tari, lukis, patung dan lain-lain, kritik dan apresiasi terhadap hasil karya si seniman sudah merupakan kegiatan rutin alias sudah cukup membudaya. Akan tetapi tidak demikian halnya dengan bidang arsitektur. Padahal arsitektur termasuk salah satu cabang seni yang unik dan sangat memasyarakat karena tidak bisa dihindari oleh siapapun. Bagi orang yang tidak suka seni drama atau tari, tidak ada keharusan pergi ke teater. Yang benci lukisan atau patung tak bisa dipaksa menontonnya ke sanggar seni. Yang alergi terhadap film tak usah datang ke bioskop. Tetapi siapa yang dapat menghindarkan diri untuk tidak melihat, merasakan, menikmati (atau sebaliknya), dan menggunakan hasil karya arsitektur?
          Berbicara tentang arsitektur adalah berbicara tentang ruang. Pada dasarnya setiap manusia membutuhkan ruang, paling minimal ruang gerak tubuh seperti jangkauan kedua tangan dan kedua kaki dengan leluasa. Standar ruang gerak mikro inilah yang kemudian dijabarkan dalam skala secara teknis. Kebutuhan manusia akan ruang sangat mempengaruhi kegiatan keseharian, termasuk pengaruh psikologi bahkan pada ruang yang lebih besar mempengaruhi penghuninya secara behavioral-sosial. Dan ruang yang paling dekat dengan kita adalah rumah.
          Bahkan negara memandang pentingnya rumah untuk pembentukan watak dan kepribadian bangsa. Tempat tinggal/rumah adalah ruang sosial mikro yang mempunyai peranan penting, dalam UU RI No. 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman menimbang bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, yang merupakan kebutuhan dasar manusia, dan yang mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembentukan watak serta kepribadian bangsa sebagai salah satu upaya membangun manusia Indonesia seutuhnya, berjati diri, mandiri dan produktif.. Dalam ruang sosial mikro tersebutlah setiap individu tumbuh dan menjadi jembatan ke ruang sosial yang lebih besar. Untuk mendukung secara penuh hal-hal di atas maka ruang sosial mikro tersebut harus menjadi baytiy jannatiy alias rumahku adalah surgaku. Dengan sederhana, kita bisa melihat cerita anak di atas untuk menyimpulkan tentang pentingnya kebutuhan manusia terhadap ruang yang melingkupinya, baik lingkungan alami maupun lingkungan buatan.
            Arsitektur (bangunan) dan arsitektur kota (kumpulan bangunan) adalah produk suatu peradaban. Kita telah bisa menakar kemajuan suatu bangsa dari teknologi yang diterapkan pada bangunan-bangunannya, atau tentang cita rasa dalam seni yang diterapkan pada bangunan-bangunannya hingga simbol-simbol filosofis kultural yang tetap menyajikan kenyamanan thermal penggunanya. Kita bisa lihat contoh yang paling dekat yaitu peninggalan benteng-benteng yang dibangun beberapa abad silam, hal tersebut memberi gambaran betapa ramai dan pentingnya Kota Ternate saat itu hingga para penjajah dari berbagai negara memandang perlu menancapkan kuku mereka sedalam-dalamnya.
          Kreasi telah dikumandangkan oleh mendiang Prof. Eko tiga dekade lalu, kami memandang perlunya menyambung tongkat estafet semangat ini sebagai generasi muda. Membudayakan Kreasi adalah mengontrol pembangunan disekitar kita dengan cara akademis dan santun pada ruang-ruang opini media atau ruang-ruang diskusi bersama. Hal tersebut telah banyak diterbitkan Malut Post bersama rubrik opini, merangkum kritik dan apresiasi masyarakat tentang apa saja khususnya pembangunan.
            Berangkat dari kesadaran ruang sosial mikro (tempat tinggal/rumah) hingga kesadaran ruang sosial makro (kumpulan rumah dan lingkungannya/kota), menjadikan kreasi lebih kaya aspirasi, karena kota bukanlah milik walikota tapi milik masyarakat yang hidup di dalamnya. Memang masalah sebuah kota sangat kompleks dan khas, tapi minimal kreasi mampu memberikan informasi pada sebuah program atau proyek perencanaan dan perancangan kota atau sebut saja Perencanaan dari bawah ke atas, dan perlahan menepis Perencanaan dari atas ke bawah. Belum lagi pesatnya perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat  menambah besar tekanan pembangunan.
Satu keuntungan ketertinggalan pembangunan Indonesia bagian timur adalah kita bisa belajar pada kota-kota besar Indonesia khususnya masalah akut perkotaan Ibu Kota Jakarta : sampah dan banjir. Berbagai program percepatan pembangunan tak lantas membuat kita lupa pada efek negatif pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya konsep kota-kota megah negara maju yang belum tentu adaptif pada kondisi geografis, iklim dan suhu di sini.
          Kreasi ini akan menjadi provokatif pada perencanaan pembangunan dari atas ke bawah, tapi sebaliknya akan menjadi masukan yang impresif pada perencanaan yang dimulai dari bawah ke atas. Karena setiap orang adalah arsitek, maka memberikan kreasi (kritik dan apresiasi arsitektur) adalah hal yang wajar, untuk pembangunan yang objektif merangkum seluruh kepentingan demi kesejahteraan bersama.

Wednesday, June 15, 2011

PENDEKATAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN LAUT ARCHIPELAGIC STATE


Saya hanya salah satu yang berusaha menarik pelatuk wacana bahari biar menjadi seksi untuk dilirik kemudian sama-sama kita menantang gelombang laut. Saat ini isunya saja yang tidak mengaung padahal Negara kita kan dilingkupi sebuah medium statis yang disebut laut. Isu bahari saat ini hanya sebatas pariwisata saja di iklan-iklan manapun. Hanya segelintir orang yang mau peduli pada asinnya suasana laut.
Kita belum memandang laut sebagai ruang yang perlu diperhatikan secara romantic seperti kejayaan masyarakat laut dahulu kala. Negeri /kerajaan laut yang menjadikan laut sebagai sahabat dan mampu menjadi sector terkuat melandasi perkembangan ekonomi, politik, social-budaya, dan pertahanan negerinya.
Sejarah telah mencatat bahwa jatuh dan bangunnya peradaban bangsa yang tinggal di kepulauan nusantara sangat dipengaruhi oleh penguasaan lautan. Kerajaan-kerajaan besar seperti Sriwijaya dan Majapahit berhasil menguasai dan memakmurkan kerajaannya melalui kekuatan armada lautnya. Bahkan serikat dagang Belanda (VOC) mampu menjajah nusantara selama 3,5 abad dengan kemampuannya menguasai lautan. Tidak dapat dipungkiri bahwa laut merupakan suatu aset untuk kedaulatan dan kemakmuran bangsa Indonesia. (Makalah : Sumber Daya Laut Indonesia Dan Pengelolannya. Oleh : Imam Basuki, Edward Sembiring, Dewi Safitriani, Desmawati Simanjuntak . 2009 )
Saya kira juga deklarasi juanda 13 desember 1967 lebih memperjelas bahwa nusantara ini Negara kepulauan/ archipelagic state yang luar biasa kekayaannya dan mendasari konsep wawasan nusantara yang kita kenal saat ini. Yah……..lanjut.
Laut Indomesia memiliki luas lebih kurang 5,8 juta km² dengan garis pantai sepanjang 81.000 km yang berisikan berbagai potensi sumber daya, terutama perikanan laut yang cukup besar baik dari segi kuantitas maupun diversitasnya(http://ikasiwalima.wordpress.com)
Kebijakan pembangunan kelautan secara berkelanjutan, perlu diterjemahkan secara seksama dalam bentuk langkah-langkah konkret yang dirumuskan sebagai sebuah konsep. Konsep tersebut disusun atas dasar pertimbangan terhadap kepentingan-kepentingan semua pihak yang terlibat dalam pemanfaatan sumberdaya laut. Kata lestari megisyaratkan adanya tuntutan terhadap pengetahuan secara kuantitatif dan terukur sebagai acuan dalam perumusan kebijakan pemanfaatan sumberdaya laut yang berkelanjutan. Selanjutnya setiap tindakan yang dilakukan terhadap pemanfaatan sumberdaya ini, diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi peradaban manusia yang memanfaatkannya baik pada masa kini maupun masa mendatang.
Pemahaman terhadap makna dan fungsi laut bagi negara kepulauan merupakan faktor pertimbangan pendukung yang signifikan dalam perumusan kebijakan pemanfaatan sumberdaya laut di Indonesia. Dalam penyusunan kerangka pembangunan kelautan haruslah didasarkan pada suatu pemahaman fungsi laut, diantaranya :
1. Laut sebagai wilayah kedaulatan bangsa.
2. Laut sebagai lingkungan dan sumberdaya.
3. Laut sebagai media kontak sosial dan budaya.
4. Laut sebagai sumber dan media penyebar bencana alam.
(Makalah : Sumber Daya Laut Indonesia Dan Pengelolannya. Oleh : Imam Basuki, Edward Sembiring, Dewi Safitriani, Desmawati Simanjuntak . 2009 )
Berdasarkan UU No. 24 tahun 1992 pasal 1 tentang Penataan Ruang secara tegas menyebutkan bahwa Ruang adalah wadah yang meliputi ruang daratan, ruang lautan dan ruang udara. Jadi jelaskan kalau laut itu salah satu ruang kita…?! Laut sebagai medium statis yang mungkin perlu ide-ide perancangan statis pula atau dinamis sekalipun. Hehehe saya jadi tidak tahu apa yang kubicarakan. Yah…….lanjut.
Secara arsitektural, laut sebagai ruang yang perlu penataan membutuhkan perencanaan-perencanaan strategis berdasar pada karakteristik kelautan tiap daerah, jadi perlu kajian khusus tiap daerah tanpa harus merancang konsep massal yang seragam dan belum tentu adaptif terhadap kondisi tempat terkait, baik sosialbudaya maupun kondisi topografi dan lainnya. Hingga tiba pada kajian arsitektural yang merancang ruang laut secara teknis maupun non teknis mendayagunakannya dan menjadikannya sebagai sumber utama kesejahteraan masyarakat. Hal ini berkaitan erat dengan judul skripsi saya yaitu : “Lembaga Penelitian Dan Pengembangan Kelautan Di Ternate Maluku Utara”. Yah…lumayan menjadi manifestasi arsitektural walaupun hanya dalam dunia akademik. Tapi paling tidak kan sudah ada kemauan untuk kemajuan kelautan kita. Bagaimana?
Merencanakan pembangunan laut memang harus melibatkan banyak pihak, yaitu pemerintah dalam hal ini sebagai pengambil kebijakan, pihak swasta, masyarakat, perusahaan-perusahaan terkait dan lain sebagainya. Karena konflik penataan ruang laut berputar pada siklus pihak-pihak tadi dengan berbagai kepentingannya. Ada ruang laut yang berstatus konservasi tapi masih saja diperkosa terus-menerus oleh pengusaha kaya atau penangkapan ikan dengan cara illegal misal bom ikan yang sangat merusak laut dan cukup mengganggu kelangsungan ekosistem laut, atau pencurian ikan di perbatasan laut kita yang merugikan Negara.
Kalau memang kendalanya sumber daya manusia, maka saya berhayal dalam skripsi saya untuk merumuskan konsep perancangan dan perencanaan Lembaga Penelitian Dan Pengembangan Kelautan Di Ternate Mauku Utara. Adalah sebuah lembaga yang mewadahi program penelitian dan pengembangan dunia kelautan. Dalam perencanaannya, lembaga ini mampu menjadi pusat penelitian kelautan dalam mendukung masyarakat mengolah laut dan menjadi pusat pengembangan dalam mengkaji dan menyediakan informasi dunia kelautan seperti pengetahuan kelautan, teknologi kelautan, budidaya dan lain sebagainya. Sehingga harapan pada perancangan dam perencanaannya lembaga ini mampu membantu program pemerintah khususnya Kementerian Perikanan Dan Kelautan Republik Indonesia menuju pengolahan laut yang lebih terarah dan akademis, efektif dan efisien dalam eksplorasinya, konservatif pelestariannya, kontsruktif pola pikir kebahariaan ilmiah dan lain sebagainya.
Ok. Sampai disini dulu……..saya mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif membangun pola pikir kita bersama dan intinya diskusi keilmuan. Apalagi saya sedang buntu dalam penggarapan skripsi. Hehehehehe…
Salam arsitektur…….!
Oleh : Zainul. Mahasiswa Arsitektur UMI Makassar